Nasib Industri Rumahan Di Tangan Kaum Perempuan?

BERDESA.COM – Perempuan memiliki banyak kelebihan dalam mengelola bermacam ragam usaha industri rumahan (IR) karena merekalah yang terbiasa mengurus dan mengelola rumah. Industri rumahan pada umumnya memang dikerjakan di rumah tangga biasa dan ini memberikan keleluasaan pada kaum perempuan untuk mengerjakannya.

Dalam konteks UU Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, IR termasuk kelompok Usaha Mikro (Micro Enterprises), dimana banyak negara memasukkan pada kategori sektor informal. Sebagian besar IR belum mempunyai legalitas sebagai badan usaha dan seringkali tidak terdaftar dalam mekanisme perpajakan bisnis. Selain itu, IR biasanya dikelola oleh anggota suatu keluarga, meski ada pengecualian pada yang sudah dikategorikan maju dan menerapkan manajemen industri. IR bisa juga berwujud Kelompok Usaha Bersama yang terorganisir secara informal dan lentur dimana masing-masing anggotanya bekerja di rumah masing-masing, sehingga disepadankan dengan istilah Industri Rumah Tangga (IRT).

Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

Kebijakan PPEP sebagai landasan terdekat dalam Pembangunan Industri Rumahan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga menjadi dasar terungkapnya bahwa IR yang dilakukan kaum perempuan dapat menyerap tenaga kerja, baik dari keluarga sendiri maupun tenaga kerja sekeliling rumah, seperti tetangganya. Hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Institut Pertanian Bogor (2011) membuktikan bahwa IR dapat membantu peningkatan kesejahteraan keluarga, menyerap dan menciptakan tenaga kerja, dan mengurangi keinginan tenaga kerja untuk migrasi menjadi tenaga kerja informal di Luar Negeri yang kerap kali menjadi sasaran perdagangan orang.

Selama ini kaum perempuan terkesan masih dipinggirkan dalam berbagai bidang. Memang di posisi-posisi tertentu perempuan mulai menduduki posisi strategis dan itupun akhir-akhir ini. Saat ini, Indonesia memiliki penduduk lebih dari 237 juta orang di mana separuhnya adalah penduduk perempuan. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) mencatat dari 46 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang diketahui sebagian dari padanya merupakan Industri Rumahan yang sekitar 60% dikelola oleh kaum perempuan. Dengan jumlah yang cukup banyak itu, peran perempuan pengusaha menjadi cukup besar bagi ketahanan ekonomi karena mampu menciptakan lapangan kerja, menyediakan barang dan jasa dengan harga murah serta mengatasi masalah kemiskinan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s